Masuk KONI? Awal dari perjalanan baru

KONI logo

Kamis 21 Februari 2013 yang lalu menjadi hari yang bersejarah untuk komunitas Rugby di Indonesia. Pada Rapat Anggota Tahunannya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menerima Persatuan Rugby Union Indonesia sebagai salah satu anggota KONI. Segenap keluarga besar Rugby Indonesia berhak untuk bahagia dan lega setelah sekian lama kita menantikan pengakuan dari tingkat nasional ini.

Setelah sekian lama kita menunggu, akhirnya penantian kita berhasil terwujudkan…

Pada awalnya Rugby di Indonesia mulai dimainkan di Jakarta dari tahun 1970an…

Hingga akhirnya Asosiasi Pengembang Rugby dibentuk pada tahun 2004..

Transformasi ke Persatuan Rugby Union Indonesia pada tahun 2008..

Akhirnya masuk KONI tahun 2013..

Now what?…

……

Rugby sudah berkembang pesat tanpa pengakuan KONI kok.. bahkan dari tahun 2005 kita bisa mengirimkan team nasional Indonesia ke turnamen Rugby di Asia. Kita tercatat sebagai anggota aktif di Asian Rugby Football Union (ARFU) dan Assosiate member di International Rugby Board (iRB). Kita juga sudah cukup sukses mengadakan beberapa kali turnamen antar SMA. Dalam beberapa tahun kita bisa yakin akan banyak pemain nasional Indonesia dari pemain-pemain SMA ini. Trus, apa dong yang kita harapkan dari status KONI ini?

…..

BANYAK..

…..

Saya menganggap fase sebelum pengakuan KONI adalah fase awal dimana kita bergerak berdasarkan passion para pengurus Asosiasi Pengembang Rugby Indonesia dan akhirnya Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI). Kita punya passion dan cinta yang sangat besar terhadap rugby sehingga kita mencoba meyakinkan semua pihak untuk memiliki passion dan cinta yang sama. Kita memulai gerakan dan sekarang gerakan itu sudah diakui secara nasional.

Sekarang passion dan cinta sudah punya tambahan β€˜beban’ baru. Sekarang kita punya TANGGUNGJAWAB untuk memastikan Rugby tumbuh dan berkembang sebagai olahraga Indonesia. Tanggungjawab inilah yang akan membawa rugby ke seluruh Indonesia….

Sekarang Rugby bisa masuk ke mata pelajaran olahraga di kurikulum Indonesia.. semua siswa kita bisa mengetahui nilai-nilai yang yang diajarkan oleh Rugby. Harapannya: sportivitas yang tinggi di semua siswa dan tidak ada lagi tawuran di Indonesia!….

Sekarang Rugby bisa dikompetisikan di Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) dan semua kompetisi di Indonesia…

Sekarang Rugby bisa menjadi kebudayaan Indonesia yang resmi!

Masih banyak yang bisa kita dapatkan tapi biarlah post ini menjadi pengingat kita bahwa pengakuan KONI ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan ini merupakan awal dari perjuangan kita.

A new journey has begun…

Cheers!

Fikri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s