Harga Pengalaman Bertanding

Tulisan lama di website jakarta banteng yg lupa dipindah ke blog pribadi..

personal opinion tentang pengalaman bertanding di Rugby..

Enjoy!

———–

Jakarta Banteng Rugby Club akhirnya berakhir di posisi 4 pada Jakarta Rugby Series 2013 ini. Setelah pada awalnya kita merasa cukup ada peningkatan pada dua pertandingan pertama, namun kita tidak bisa meneruskan peningkatan ini pada dua pertandingan berikutnya. Pada pertandingan pertama kita kalah 17 – 0 dengan Jago Rams. Pertandingan kedua kita berhasil menang 65-10 terhadap Jakarta Japanese Rugby Gila (JJRG) Samurai. Pertandingan ketiga kita belajar banyak dari kekalahan 71 – 3 terhadap Jakarta Komodo, dan pertandingan terakhir kita justru kalah oleh JJRG Samurai.

Apa yang bisa kita ambil dari semua pertandingan ini? Tentu saja pengalaman yang sangat berarti.

IMG_7348scrummtunnel

Rugby belum menjadi olahraga yang populer di Indonesia. Pemain Jakarta Banteng dari tahun 2005 hingga sekarang merupakan anomali dari masyarakat karena kita mencintai Rugby padahal banyak yang tidak tahu olahraga Rugby itu seperti apa. Tidak populer juga mengakibatkan tidak ada stasiun TV lokal yang memutar pertandingan rugby di TV. Kita harus punya usaha lebih seperti langganan TV kabel atau bahkan nonton dari Youtube. Nonton aja sulit, apalagi menambah pengalaman bermain? Masih terbatasnya club dan pertandingan juga membatasi perkembangan setiap pemain..

Terimakasih kepada Jakarta Komodo, Jago Dulu – Bandung Rams, JJJRG Samurai.. pengalaman bertanding melawan ketiga team ini akan menjadi bekal kami untuk lebih baik lagi. Terimakasih kepada Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) yang sudah mengatur turnamen ini. Juga kepada para wasit yang bertugas: Anthony Dickinson, Steve Barber, Paul Walden.

Saya yakin saya mewakili seluruh team merasa sangat bangga dengan performa team Jakarta Banteng tahun ini. Setiap pertandingan kita selalu hadir dengan 30 pemain yang siap bertanding. Regenerasi Banteng sangat terasa dimana kita melihat pemain senior seperti Fendy, Yudha, Marco, Alton, Musi membimbing teman-teman yang masih muda dalam pengalaman bertanding. Banyak sekali pemain kita yang baru kali ini bermain XV rugby seperti Fiqih, Fadmo, Wahyu, Justin, Aulia, Soso, Fajar, Yayang, Fadhil, Jon, Todd, dan masih banyak lagi yang baru belajar bermain Rugby. Semoga pengalaman ini berarti banyak untuk mereka. Masih banyak yang berumur 16 dan 17 tahun! Kebayang ngga nanti saat mereka berumur 23 tahun dan pengalaman yang mereka akan dapatkan?

Dilain pihak kita juga mendapat pejuang-pejuang baru yang sudah berpengalaman dan tahun ini berjuang bersama Jakarta Banteng Rugby. Selamat datang kepada Matt, Michael ‘Mazda’, David Shirley, Stephen, Charles dan Sam. Semakin lengkap keberagaman dalam kekeluargaan Jakarta Banteng Rugby Club tahun ini!

Terimakasih dan rasa hormat kepada kedua pelatih kita, Jamie dan Nick yang tidak berhenti percaya dengan kemampuan kita. Huge respect to Coach Jamie and Coach Nick!!

coach

Kita belajar dari kemenangan dan belajar banyak dari kekalahan. Jakarta XV series tahun ini memang banyak memberikan pelajaran, pengalaman dan hingga saudara baru untuk Jakarta Banteng. Terimakasih semua yang sudah membantu dan maju terus Jakarta Banteng Rugby! Tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman bertanding di Jakarta XV Series Tahun ini….

All day long!

BANTENG ON THREE!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s